Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Aktifis GEMPAR Kritisi Komite Sekolah Belum Sesuai Dengan Permen

Lebak-Banten, www.Perssigap88.co.id -  Keberadaan Komite Sekolah yang tidak sesuai dengan Permendikbud dikritisi aktifis Gerakan Pemuda Pembaharuan (GEMPAR), pasalnya banyak pengurus komite menjabat 10-20 tahun hingga dicap menjadi komite seumur hidup, Rabu (30/10/2019).

Bucek, Ketua umum GEMPAR menuturkan hasil investigasinya dilapangan banyak SDN yang komite sekolahnya menjabat belasan hingga puluhan tahun. Meskipun ini terjadi di Kecamatan Malingping, dirinya yakin di kecamatan lain pun terjadi hal yang sama.

"Hasil investigasi dan survei dilapangan, banyak pengurus komite sekolah yang menjabat belasan hingga puluhan tahun, hingga ada stigma negatif di masyarakat pengurus komite sekolah seumur hidup. hal ini jelas tidak sesuai dengan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 Tentang Komite Sekolah," ujarnya.

Selain itu, Bucek juga menyayangkan banyaknya teknis pembentukan komite yang tidak sesuai dengan peraturan pemerinah.

"Dari teknis pelaksanaan pembentukan dan pemilihannya pun sebenarnya sudah bermasalah, artinya ada ikut campur pihak sekolah. Walaupun SK-nya dari kepala sekolah akan tetapi pemilihan bukan ditentukan oleh Kepsek, jadi dari tataran teknis pembentukan/pemilihan, masa jabatan, periode dan hal lainnya sudah bermasalah karena tidak sesuai dengan Permen," tegasnya.

Masih kata Bucek, dirinya berharap pihak Dinas Pendidikan dan pemerintah meluruskan permasalahan ini, karena Tupoksi komite sekolah yang independen dan strategis dapat terganggu jika teknis pemilihannya bermasalah.

"Ya kami minta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta pemerintah agar mengevaluasi dan meluruslkan hal-hal seperti ini, karena jika kondisinya seperti ini tupoksi komite tidak akan maksimal.  Menurut pengamatan kami,  seperti ikut andil dalam RKAS dan tugas lainnya tidak maksimal, jangan sampai komite sekolah hanya formalitas belaka atau hanya menjadi boneka," pungkasnya. 



(Fay)

Post a comment for "Aktifis GEMPAR Kritisi Komite Sekolah Belum Sesuai Dengan Permen"