Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rumah Seorang Janda Tidak Layak Huni, BPD Sindanghayu Minta Perhatian Pemerintah

Banten, Perssigap88.co.id - Kondisi rumah milik seorang warga di Kampung Karang Anyar RT 18, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Banten memprihatinkan dan dinilai tidak layak huni. Rumah tersebut di tempati oleh Hapiah (55) dan 4 orang anaknya yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis, 4 Juni 2026, rumah Hapiah  mengalami kerusakan cukup parah. Atap rumah sudah banyak yang bocor, sebagian genteng pada berjatuhan, dan dinding yang terbuat dari anyaman bambu sudah rapuh. Kondisi ini membuat penghuni merasa tidak aman, terutama saat hujan turun.

Hapiah mengaku sudah lama tinggal di rumah rusak parah tersebut dan belum pernah mendapatkan bantuan perbaikan. Dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan, ia tidak mampu memperbaiki rumahnya sendiri.

"Kalau hujan air masuk ke rumah, kami hanya bisa menahan dengan ember seadanya," ungkapnya.

Sementara itu, Awaludin, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sindanghayu, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, rumah Hapiah memang sudah lama masuk kategori rumah tidak layak huni dan perlu segera mendapatkan perhatian dari pemerintah.

"Kami dari Lembaga BPD berharap pemerintah desa dan dinas terkait bisa segera menindaklanjuti dan mengusulkan bantuan rumah tidak layak huni agar warga bisa tinggal dengan aman dan layak," ujar Awaludin, Kamis (04/06/2026).

Hasim, warga sekitar juga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah, mengingat rumah tersebut berisiko membahayakan keselamatan penghuninya, terutama di musim penghujan.



 (Red)




Whatsap Redaksi : 085231450077


 

Posting Komentar untuk "Rumah Seorang Janda Tidak Layak Huni, BPD Sindanghayu Minta Perhatian Pemerintah"

Pasang Iklan / Adv Bawah ini.