Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Dihantui Virus Corona, Belasan Warga Malingping Terserang Chikungunya dan DBD

Banten, Perssigap88.co.id - Disaat masyarakat dihantui dengan merebaknya wabah Covid-19 (virus Corona) yang mengharuskan melakukan Social Discanting, belasan warga di Kampung Cikeusik Timur RT 05/02 Desa Malingping Selatan, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak dilaporkan mengalami sakit yang diduga disebabkan gigitan nyamuk Chikungunya dan adanya wabah Demam Berdarah Dengue (DBD).

Informasi yang didapat dari Pegiat Pemuda setempat, Roif Setiawan kepada media mengatakan, belasan warga ditemukan mengalami berat di kaki bercampur demam dan pusing-pusing serta kulit terserang gatal-gatal. 

"Gejala awal yang dilaporkan penderita itu mereka pusing, mual, kaki berat bercampur badan panas dingin setelah itu kulit gatal gimbal," ujar Roif, Jumat (03/04/2020).

Menurut penuturan Roif, setelah beberapa warga diperiksa ke dokter di klinik terdekat, mereka diduga mengalami serangan wabah Chikungunya.

"Kalau menurut yang sudah dibawa ke klinik, mereka dinyatakan terkena Chikungunya. Tapi sebagian sudah agak mendingan, namun yang lain masih mengalami sakit, jumlah yang terkena ada sekitar 16 orang. Selain itu ada satu orang warga sini yang positif terkena DBD," terangnya.

Senada, Warsih (41) salah seorang warga setempat yang sudah sehat kepada wartawan mengaku dirinya dinyatakan terkena Chikungunya.

"Kata dokter itu gejala Chikungunya. Yang terasa sih kaki saya kesemutan terus berat dilangkahkan, badan panas dingin, kepala terasa pusing dan setelah itu kulit gimbal dan gatal. Sekarang mah udah mendingan," ucap Warsih.

Sementatara, Juju Juhariyah masih warga yang sama melaporkan bahwa cucunya seminggu yang lalu mengalami DBD dan sempat di bawa ke RS Adjidarmo Rangkasbitung.

"Ya cucu saya yang bernama Dika yang baru kelas 1 SMA terkena DBD, itu kata dokter di puskesmas harus dirawat di Rangkas (red - RS Adjidarmo). Sekarang masih dirawat," ungkapnya.

Tokoh masyarakat setempat, H Mahnun meminta untuk diadakan penyemprotan Fogging anti DBD di wilayah tersebut. Hal ini dimaksudkan agar tidak menyebar ke warga lain.

"Sekarang ini sedang melanda Corona dan musim hujan. Ada baiknya pemerintah melakukan penyemprotan anti DBD, agar wabah DBD dan Chikungunya tidak menyebar," kata Maknun.

Terpisah, Kepala Desa Malingping Selatan, Aceng Junaedi saat dikonfirmasi membenarkan al itu dan pihaknya mengaku sudah mendapat laporan. 

"Iya, saya sudah mendapat laporan, tapi saat ini saya sedang di Serang lagi jenguk saudara yang sakit," ujar Aceng, singkat.




(Fay)