Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

*Ketahuan !! Kades Ujungmanik Kembalikan Uang Ke-nelayan Dari Susi Mantan Menteri*

Cilacap  Perssigap88.co.id  - Entah apa yang ada dibenak Kepala Desa Terkait dengan Uang Hadiah untuk Para Nelayan, Desa Ujungmanik Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang belum lama ini berhasil mengevakuasi seekor Ikan Paus yang terdampar di sungai pada 21 desember 2019 yang lalu.red

Atas keberhasilanya para nelayan sejumlah sekitar 20 orang, Mendapat Apresiasi dari beberapa pihak, yakni Susi Pujiastuti Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Dan Abdul Cholik Dewan Pimpinan Daerah-Republik Indonesia Wilayah Jawa Tengah.red

Para nelayan yang terlibat evakuasi seekor ikan paus tersebut, mendapat hadiah Susi Pujiastuti, berupa uang sejumlah Rp. 20juta bulan lalu.red

Yang sangat disayangnya uang tersebut berujung jadi masalah di para nelayan pasalnya Hadiah Uang tersebut sebelumnya nelayan hanya diterima Separo atau setengah uang yang ada, dan tidak disampaikan secara keseluruhan terhadap para nelayan.red

Adapun kasus tersebut dibenarkan oleh suradi (38) Ia Mengaku terbongkarnya hal tersebut karena Ia diminta untuk merahasikan uang separo atau setengah yang tidak dibagikan, adapun yang di bagikan sejumlah 10juta diantaranya dibagikan Rp. 300ribuan kepada 8 orang nelayan yang ikut kerumah Ibu Susi termasuk Sugeng Budiatno (Kades), dan sisanya dibagikan kepada sejumlah 40 orang nelayan yang terlibat masing-masing terima Rp.190ribuan, dan Hal itu atas rekomendasi dan saran dari Kepala Desa Tuturnya. Rabu 08/01red

Ia juga menambahkan sangat kecewa dan tertekan adanya kasus tersebut, berdampak terhadap dirinya dan keluarga karena akibat ulah kepala desa untuk merahasiakan atas hadiah uang tersebut, namun semua sudah selesei kemarin setelah mereka tau hal itu dimusuawarahkan dan terjadi kesepakatan para nelayan uang sisa tersebut akan dibelanjakan alat tangkap ikan. Imbuhnya

Atas kejadian tersebut menurut Sugeng Budiatno (Kades) ia membantah merahasiakan uang tersebut, ia berinisiatif itu karena perintah Ibu Susi Pujiastuti,agar uangya tidak dibagikan semua. 08/01red

Sayangnya Susi Pujiastuti tidak belum dapat memberikan keteranganya terkait hal itu. Agus/Kabiro Cilacap 




Bersambung